ARTIKEL

Asosiasi E-Commerce Indonesia Ingin Mendengar Masukan dari Pelaku UKM

09 Mar 2018

Asosiasi E - Commerce Indonesia (idEA) kembali mengelar Kenduri e-UKM setelah sukses dilaksanakan di 11 Kota pada tahun 2017 yaitu, Yogyakarta, Makassar, Bandung, Palembang, Surabaya, Medan, Balikpapan, Pontianak, Semarang, Solo dan Denpasar yang melibatkan lebih dari 2000 orang.

Kenduri yang bermakna “selamatan” atau semangat baru yang menjadi dasar dari dilaksanakan acara pelatihan atau workshop untuk UKM di 17 kota berikutnya di tahun 2018 yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan e-commerce di Indonesia sekaligus mendengar masukan dari mereka tentang kendala dan harapan yang bisa disuarakan oleh idEA bersama stakeholdernya.

Kenduri 2017 telah menghasilkan data yang dihimpun dari peserta Kenduri E-UKM di 11 kota selama tahun 2017 adalah sbb:

Berdasarkan data diatas maka idEA perlu untuk terus mengumpulkan insight dan masukkan dari pelaku dan simpul UKM yang memiliki dan memasarkan produk sendiri sehingga tantangan dan kesempatan UKM harus dikelola dan dipahami secara utuh agar bangsa ini mampu bergerak cepat dan strategis dalam mengadopsi digital.

Ketua Umum idEA, Aulia E. Marinto, memandang penting keberadaan pelaku UKM terhadap perekonomian bangsa. Sebagai negara, Indonesia memiliki tugas mensinergikan Pemerintah dimana disini sebagai pihak regulator, pihak bisnis dan masyarakat khususnya pelaku UKM untuk dapat merumuskan formula kerja sama dalam meratakan tingkat perekonomian rakyat dan juga pemasukan devisa bagi negara.

#DaruratUKM adalah suara semangat bagi bangsa untuk segera bangun dan mengejar ketinggalan-ketinggalan. Semangat untuk menggugah seluruh elemen di ekosistem e- commerce, mulai dari Kementerian, Lembaga di pusat maupun daerah, Gubernur, Bupati juga Walikota untuk mendengarkan suara dan inisiatif dari pelaku UKM yang disampaikan melalui komunitas, paguyuban juga asosiasi. Semangat untuk semua pihak terlibat dan mengambil peran memformulasikan grand design UKM goes online yang akan berdampak pada pertumbuhan UKM dan perekonomian bangsa.

Kenduri e-UKM juga merupakan cikal bakal idEA dalam mengelar Rembuk UKM Nasional dalam membahas 3 issue penting #DaruratUKM.

idEA mengumpulkan semua simpul pemberdaya ukm online nasional untuk merumuskan grand design UKM goes online indonesia.

Kenduri e-UKM idEA 2018 akan digelar di 17 kota meliputi Bekasi, Malang, Lampung, Batam, Banjarmasin, Tasikmalaya, Pekanbaru, Jambi, Padang, Tangerang, Sidoarjo, Palangkaraya, Manado, Ambon, Pekanbaru, Aceh, dan Lombok. Dan menargetkan untuk memberikan edukasi kepada 1700 pelaku UKM.