ARTIKEL

Bantu UMKM dan Indonesia, Bhinneka.com Gaungkan #Mask4Indonesia

09 Apr 2020

Minimnya ketersediaan masker medis dipasaran, guncangan ekonomi bagi pelaku UMKM, serta imbauan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menarik perhatian Bhinneka.com. E-Commerce yang berdiri sejak 1993 ini pun menginisiasi gerakan #Mask4Indonesia.

#Mask4Indonesia fokus pada penyediaan masker kain yang efektif mencegah transmisi cairan mulut, selama juga mematuhi standar physical distancing. Pembeli akan mendapatkan dua buah masker kain seharga Rp1.000, satu untuk diri sendiri dan satu lagi diperuntukkan bagi orang di sekitarnya.

Tujuan pertama dari gerakan ini adalah membantu pemerintah menjaga ketersediaan pasokan masker medis bagi tenaga kesehatan dan orang-orang yang sakit. Kedua, mengedukasi masyarakat pentingnya mengenakan masker saat terpaksa berkegiatan di luar rumah. Ya, cukup gunakan masker kain yang sesuai standar kesehatan dan bisa dicuci untuk penggunaan berulang kali.

Yang ketiga adalah membantu memfasilitasi dan menggerakkan roda perekonomian para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang secara ekonomi sangat terdampak. Belakangan, UMKM banyak yang beralih memproduksi masker kain. Yang terakhir, gerakan ini juga turut mendorong anggota masyarakat untuk bisa membuat masker secara mandiri dengan adanya tutorial di situs Bhinneka.com.

“Tugas terbesar e-commerce adalah mendorong UMKM untuk terus bertahan. Bhinneka.Com lewat gerakan #Mask4Indonesia ingin membantu para pelaku UMKM, dengan menyerap dan menyebarkan masker kain ke seluruh Indonesia,” ujar Founder & CEO Bhinneka.Com, Hendrik Tio. “Adanya gerakan ini dapat menjadi solusi bagi UMKM yang harus banting setir mencari sumber pendapatan baru, yaitu dengan membuat, dan bahkan menjual masker kain berdasarkan standar kesehatan.”

Sejak digulirkan pada akhir Maret lalu, tahap pertama gerakan #Mask4Indonesia menyediakan 10.000 masker. Demi menjamin penyebaran masker kain ke masyarakat luas, satu konsumen hanya bisa melakukan satu kali pembelian untuk mendapatkan dua helai masker. Saat ini, tengah dipersiapkan pasokan masker kain untuk tahap berikutnya.

Harapannya, #Mask4Indonesia ini akan bergulir dari tingkat RT hingga nasional, sehingga tercapai setidaknya satu masker kain, untuk satu orang di seluruh Indonesia. “Dengan demikian, masker medis pun bisa difokuskan untuk kebutuhan para tenaga kesehatan dan pasien,” ujar Hendrik menegaskan.

Seperti diketahui, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah resmi mengeluarkan imbauan menggunakan masker bagi seluruh masyarakat yang terpaksa keluar rumah. Imbauan menjaga jarak atau physical distancing sepertinya perlu dilengkapi dengan penggunaan masker.

Aturan ini sudah mulai disosialisasikan. Penerapan secara ketatnya akan mulai berlaku pada 12 April mendatang. Mereka yang tidak menggunakan masker akan dilarang menaiki kendaraan umum seperti MRT, kereta listrik, Trans Jakarta, dan angkutan umum lainnya.