ARTIKEL

BULAN NTT DI BBI : Kain Tenun Pahikung Khas Sumba

14 Oct 2021

Indonesia mempunyai beragam budaya yang menghasilkan aneka jenis karya yang memukau, salah satunya adalah wastra atau kain tradisional. Ada beberapa jenis kain tradisional, seperti batik, songket, dan juga kain tenun.

Kain tenun Sumba tentu saja. Pulang dari Sumba tanpa membawa oleh-oleh tenun Sumba rasanya tidak lengkap. Kamu belum sah pergi ke Sumba tanpa membawa tenun Sumba sebagai oleh-oleh.

Setiap wilayah di Sumba memiliki corak dan motif kain tenun sendiri-sendiri. Corak dan motif ini dipengaruhi oleh budaya dan kondisi alam setempat. Jenis-jenis kain ini terkait dengan teknik pembuatan motif dan pewarnaannya. Salah satunya adalah Pahikung.

Istilah pahikung adalah teknik menenun yang dikombinasikan dengan teknik songket, dimana ada benang yang timbul sebagai motifnya. Semua bahan yang dipakai oleh para pengrajin kain pahikung, diambil dari alam. Selain itu tidak ada yang menggunakan bahan produk pabrik. Jenis kain pahikung dengan aneka ragam motif khas daerah setempat adalah salah satu jenis yang bisa menembus harga puluhan juta.

Proses pembuatan kain tenun ikat Sumba tak hanya melibatkan tangan para perajin, juga banyak melibatkan campur tangan alam. Dari awal, proses pembuatan kain berbahan baku kapas asli ini menggunakan teknik ikat dengan memanfaatkan daun gewang untuk menciptakan motif. Setelah itu, kain dijemur dalam sepekan setiap sekali pencelupan warna.

Setelah semua warna sudah selesai, kain dicelup dengan minyak kemiri. Setelah kering, kain ditaruh di dalam keranjang untuk proses pemeraman atau pematangan selama sebulan.

Proses pembuatan kain Tenun Sumba membutuhkan waktu 6 bulan hingga 3 tahun karena benar-benar tanpa menggunakan mesin. Kesabaran perempuan Sumba terbayarkan ketika berhasil menyelesaikan satu kain tenun yang indah dan bernilai tinggi.

Nilai ekonomi tenun Sumba yang tinggi ini membuat tenun Sumba menghidupi banyak masyarakat Sumba dan meningkatkan ekionomi warga. Selain itu yang tidak kalah penting, tenun Sumba juga menghidupi tradisi agar tetap lestari.

Jadi buat kalian yang pergi ke daerah Sumba, rasanya ada yang kurang jika tidak membeli oleh-oleh berupa kain tenun khas Sumba. Yuk bantu perekonomian masyarakat Sumba dengan membeli kain tenun mereka! beragam corak dan motif terasa eksklusif untuk diri sendiri.