ARTIKEL

The rise of e-commerce: Securing Online Transactions and Digital Payments

06 Aug 2021

Nilai ekonomi digital Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai USD 133 miliar. Sektor e-commerce menjadi salah sektor penopang terbesar pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dengan perkiraan nilai USD 83 miliar pada 2025 (Bain, 2019). Pemanfaatan e-commerce di era pandemi Covid-19 juga semakin meningkat, akselerasi digital secara pesat terjadi karena kondisi pembatasan sosial.

Masyarakat memanfaatkan inovasi digital, baik untuk berbelanja, bekerja, pun bersekolah secara daring. Begitu juga para pelaku usaha yang beradaptasi di tengah pandemi dengan dengan memanfaatkan teknologi digital dalam operasional ataupun produksinya.

Transformasi digital jelas sudah dan sedang terjadi lebih jauh lagi. Bersamaan dengan itu, diperlukan adanya kerjasama antar pihak terkait transformasi digital, sehingga dapat mengatasi tantangan yang mungkin ada, dan memaksimalkan peluang.

Tingginya penggunaan platform digital di Indonesia masih belum diiringi oleh tingkat literasi masyarakat terhadap keamanan siber. Berdasarkan hasil survei CfDS pada 2019 menemukan bahwa mahasiswa Indonesia saja masih rendah dalam penggunaan fitur dan konfigurasi keamanan perangkatnya. Di sisi lain, serangan siber terus meningkat di Indonesia dimana mencapai hingga lima kali lipat di 2020 dibandingkan semester satu tahun 2019 (BSSN,2020).

Peningkatan pengguna seharusnya dapat diiringi oleh tingkat literasi terhadap keamanan siber. Oleh karena itu, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) bersama Cyber Intelligence Forum Indonesia akan mengadakan acara berjudul The rise of e-commerce: Securing Online Transactions and Digital Payments.

Kegiatan ini akan menghadirkan para pelaku industri digital, UMKM digital, dan masyarakat umum sehingga dapat mengetahui pentingnya menerapkan praktik keamanan siber dalam beraktifitas di era digital. Serta memberikan edukasi terkait praktik keamanan siber di Indonesia yang perlu diperhatikan oleh masyarakat, pelaku usaha khususnya digital dan pemerintah.

Diutamakan bagi member idEA, peserta bisa mendaftarkan diri dan perusahaannya untuk mengikuti acara yang akan digelar pada 12 Agustus 2021 melalui website www.cyberintelligenceindo.com. Acara ini akan menghadirkan pembicara antara lain:

  1. Ketua Umum idEA, Bapak Bima Laga
  2. Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Ekonomi Digital BSSN, Bapak Giyanto Awan Sularso
  3. Head of Govrel Kredit Pintar, Ibu Yasmine Meylia Sembiring
  4. AVP Information Security Blibli, Bapak Ricky Setiadi
  5. Dan Head of Data and Cyber Security idEA, Ibu Gharnis Athe Ginting